Nahdlatul Ulama didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya oleh KH. Hasyim Asy'ari bersama para ulama pesantren sebagai wadah perjuangan keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Sejak awal, NU hadir untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah serta merawat tradisi keislaman Nusantara yang tumbuh di tengah masyarakat.
NU lahir dari kebutuhan para ulama untuk mempertahankan paham Ahlussunnah wal Jama'ah, melindungi praktik keagamaan yang berakar pada tradisi pesantren, dan memastikan umat Islam di Nusantara memiliki ruang gerak yang kokoh dalam menghadapi perubahan zaman. Organisasi ini kemudian berkembang menjadi rumah besar bagi ulama, santri, dan masyarakat luas.
Dalam perjalanan sejarah bangsa, NU juga memainkan peran penting pada masa perjuangan kemerdekaan. Salah satu tonggak yang paling dikenal adalah Resolusi Jihad tahun 1945 yang disampaikan oleh KH. Hasyim Asy'ari. Seruan ini memperkuat semangat rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan kembali.
Memasuki era modern, NU terus berkembang sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan puluhan juta anggota. Kiprahnya meluas dalam pendidikan melalui pesantren dan madrasah, pelayanan kesehatan, pemberdayaan sosial, serta penguatan nilai kebangsaan dan moderasi beragama di tengah masyarakat.
NU tumbuh dari jaringan ulama dan pesantren yang mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kontribusi NU terlihat nyata melalui dorongan moral, politik, dan sosial dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
NU terus memperluas pengabdian melalui pendidikan, layanan kesehatan, dakwah, serta program sosial kemasyarakatan.
Nahdlatul Ulama berdiri di Surabaya sebagai wadah perjuangan para ulama pesantren untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan tradisi Islam Nusantara.
KH. Hasyim Asy'ari mengeluarkan Resolusi Jihad yang menjadi salah satu penguat semangat rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
NU berkembang menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jaringan kepengurusan, pesantren, madrasah, dan lembaga sosial yang luas.
NU terus berperan dalam pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, moderasi beragama, dan penguatan kebangsaan untuk menjawab tantangan masyarakat kontemporer.